Skip to main content

MENGENAL CACING RAMBUT

Mengenal Cacing Rambut - Cacing Rambut sangat Populer di kalangan Para pencinta dunia perikanan Indoensia khusunya para pembudidaya Ikan. Karena Peranan dari Cacing rambut untuk mensuplay kebutuhan pakan untuk benih benih ikan yang baru diopijahkan.

Cacing Rambut lebih terkenal di beberapa daerah dengan nama yang berbeda beda semisalnya  Cacing Sutra, Cacing Cacing Tubilex atau sebutan Untuk jenis Pakan alternatif pembudidaya berupa cacing Rambut.

Baca Juga ;




Saat ini Budidaya Akan cacing rambut semakin mengkilap, karena permintaan akan cacing sutera atau cacing rambut banyak datang dari para pembudidaya pembenihan ikan. Biasanya cacing rambut di dapatkan dari pengambilan di sungai atau selokan.

Cacing rambut di gunakan untuk memberi pakan pada bibit bibit ikan yang baru menetas, Untuk dosis pemberian pakan cukup dengan memberikan cacing rambut di kolam atau media pembenihan ikan.

Seperti pada pembenihan ikan lele, pemberian cacing rambut di mulai pada usia benih pada usia 2 minggu sampai usia sebulan,

Pemberian pakan bisa terus menerus untuk mengurangi penggunaan pakan pabrikan. Selain itu cacing rambut juga bisa di gunakan untuk pemberian pakan ikan yang lainnya.

Mengenal Cacing Rambut

Mengenal Cacing Rambut
Cacing Rambut
Selain mendapatkan cacing rambut dari alam atau selokan, cacing rambut juga bisa di dapatkan dari usaha pembudidayaan cacing sutera atau cacing tubilex.

Untuk cara pembudidayaannya kita harus terlebih dahulu mengerti tentang habitat atau syarat hidup dari cacing rambut.

Budidaya cacing rambut bisa menggunakan media ember ataupun media kolam terpal atau kolam plastik. Dan habitat dari cacing rambut yang perlu kita ketahui adalah cacing rambut atau cacing sutera biasa hidup di aliran yang kotor dan banyak mengandung limbah.

Cacing rambut masih tergolong dalam hewan hermaprodit yang berkembang biak melalui telur.

Dan Cacing rambut mengalami pembuahan secara eksternal. yaitu dimana telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah jadi dua sebelum saat menetas. 

Syarat hidup cacing rambut  yang perlu di ketahui oleh pembudidaya antara lain :
  
- Cacing rambut biasanya hidup di tingakat keasaman atau pada pH : 5. 5 – 8. 0

- Untuk temperatur Suhu cacing rambut memerlukan suhu yang baik antara: 25 – 28 c

- Cacing rambut memerlukan DO( oksigen terlarut ) berkisar 2, 5 – 7, 0 ppm

- Air yang pelan atau tidak terlalu deras debitnya. Untuk kebutuhan jumlah debit air secukupnya dan tidak terlalu besar mengingat cacing rambut  ini sangat kecil.

Untuk Cara Budidaya cacing rambut Bisa mengikuti trik di bawah ini 

- lahan uji coba berupa kolam tanah/terpal atau bisa menggunakan ember untuk kolam bisa menggunakan kolam berukuran 8 x 1,5m dengan kedalaman 30 cm.
 
- Dasar kolam atau media uji coba ini hanya diisi dengan sedikit lumpur ,Usahakan agar lumpur tidak terkontaminasi bakteri atau mengandung limbah
  
- Apabila matahari cukup terik, jemur kolam minimum sehari. Bersamaan dengan itu, kolam dibersihkan dari rumput atau hewan lain yang berpotensi menjadi hama bagi cacing sutra, seperti keong mas atau kijing.
 
- Pipa Air Keluar (Pipa Pengeluaran/Outlet)dicek kekuatannya dan pastikan berfungsi dengan baik.Pipa Pengeluaran ini sebaiknya terbuat dari bahan paralon berdiameter 2 inci dengan panjangsekitar 15 cm.
 
- Usai pengeringan dan penjemuran, usahakan kondisi dasar kolam bebas dari bebatuan danbenda-benda keras lainnya. Hendaknya konstruksi tanah dasar kolam relatif datar atau tidak bergelombang.
 
- Dasar kolam diisi dengan lumpur halus yang berasal dari saluran atau kolam yang dianggap banyak mengandung bahan organik hingga ketebalan dasar lumpur mencapai 10 cm.
 
- Tanah dasar yang sudah ditambahi lumpur diratakan, sehingga benar-benar terlihat rata dantidak terdapat lumpur yang keras.
 
- Untuk memastikannya, gunakan aliran air sebagai pengukur kedataran permukaan lumpur tersebut. Jika kondisinya benar-benar rata, berarti kedalaman air akan terlihat sama di semuabagian.
 
- Masukkan kotoran ayam kering sebanyak tiga karung ukuran kemasan pakan ikan, kemudiansebar secara merata dan selanjutnya bisa diaduk-aduk dengan kaki.


- Setelah dianggap datar, genangi kolam tersebut hingga kedalaman air maksimum 5 cm, sesuaipanjang pipa pembuangan.
 
- Pasang atap peneduh untuk mencegah tumbuhnya lumut di kolam.
 
- Kolam yang sudah tergenang air tersebut dibiarkan selama satu minggu agar gas yang dihasilkan dari kotoran ayam hilang. Cirinya, media sudah tidak beraroma busuk lagi.
 
- Tebarkan 0,5 liter gumpalan cacing rambut dengan cara menyiramnya terlebih dahulu di dalam ember atau baskom agar gumpalannya buyar.
 
- Cacing rambut yg sudah terurai dan terberai berai ini kemudian ditebarkan di kolam budidaya ke seluruh permukaan kolam secara merata.
 
- Seterusnya atur aliran air dengan pipa paralon berukuran 2/3 inci Penggunaan ukuran paralon ini agar debit air yang keluar tidak terlalu deras.

Baca Juga ;





Cacing rambut atau cacing sutera bisa di budiyakan dengan intensif. Teknik budidaya cacing sutera ini sangatlah menguntungkan.

 
 Mengenal Cacing Rambut

Comments

Popular posts from this blog

MANFAAT DAUN KETAPANG UNTUK IKAN

MANFAAT DAUN KETAPANG UNTUK IKAN -  Penggunaan Daun Ketapang Sudah banyak di gunakan oleh para pebudidaya ikan khusnya untuk Ikan Hias. Dimana Daun Ketapang Salah Satunya Bisa mempercantik dan memperjelas warna sisik pada ikan yang di pelihara.
Ketapang аdаlаh ѕеbuаh daun уаng dараt mengatasi permasalah kualitas air. Ketapang disebutkan ѕеbаgаі resep asia untuk mengatasi persoalan air. 
MANFAAT DAUN KETAPANG UNTUK IKAN
Ketapang berfungsi untuk menurunkan pH air. Kebanyakan ikan tropis уаng hidup dі sungai dan danau memiliki air уаng berwarna gelap kecoklat-coklatan уаng disebabkan daun ketapang. 
Baca Juga ; Proses Pemijahan Ikan Cupang
Kegunaan Daun ketapang untuk ikan
Ditemukan fakta bаhwа ikan cupang уаng tinggal dі sekitar air gelap akibat ketapang, jauh lebih sehat dan indah.
Ketapang уаng mengering dараt melepaskan asam organik seperti humic dan tannin, уаng dараt menurunkan pH air, dan menyerap bahan-kimia berbahaya dan memberikan kondisi air уаng nyaman bagi ikan.
Tеrlаlu banyak pembe…

CARA MENGELUARKAN WARNA ARWANA DENGAN TEKNIK TANNING

CARA MENGELUARKAN WARNA ARWANA DENGAN TEKNIK TANNING - Teknik Tanning іtu merupakan jenis salah satu trik atau cara untuk merangsang warna pada ikan arwana keluar, umumnya di lakukan pada saat ikan arwana dah berukuran 35 cm up.
tekniknya dеngаn memberikan penyinaran khusus dеngаn menempatkan lampu dі dераn akuarium, sehingga langsung kena sisik2 aro agar terpigmentasi. lampu уаng umum digunakan аdаlаh lampu dеngаn spectrum UV A & B уаng tinggi dan dеngаn intensitas 10.000 kelvin - 16.000 kelvin.

Baca Juga ;

Jenis Ikan Arwana Serta Asal Negaranya

Ikan Arwana Amerika Selatan
CARA MENGELUARKAN WARNA ARWANA DENGAN TEKNIK TANNING
Bіаѕаnуа dilakukan menggunakan lampu 30wt-40wt, tergantung besar aquarium.alat уаng dipakai untuk melakukan tanning jelas : ѕеlаіn matahari (direct sunlight)
Baca Juga ;

Ikan Arwana Meloncat dari aquarium

# Jenis rumahan nya:
1. Submerged underwater - lampu celup
merk: nan, oceanfree, dragon, dagenbao dll.
2. PL - bіѕа diletakan diatas-samping akuarium merk: lifetec…

CIRI CIRI IKAN LELE

CIRI CIRI IKAN LELE - Setelah kita mengetahui akan ciri ciri ikan nila , ciri ikan mas dan ciri ciri ikan patin pada kesempatan kali ini penulis ingin memberikan informasi tentang ciri dari ikan lele.

Ikan lele аdаlаh ikan уаng paling populer untuk dibudidayakan, tеrutаmа bagi para pemula уаng sedang belajar budidaya ikan. Ikan lele banyak digemari untuk dibudidayakan karena ѕеlаіn lebih mudah dalam penanganan, konsumenya рun ѕаngаt banyak sehingga dalam pemasaran lebih mudah.
CIRI CIRI IKAN LELEIkan lele atau nama latinya Clarias batrachus іnі pada dasarnya аdаlаh ikan уаng hidup dirawa-rawa. sehingga ѕаngаt cocok untuk dibudidayakan dі air Diam. Ikan lele bіѕа hidup dilumpur dan perairan dеngаn kelembaban tinggi. Sehingga tіdаk membutuhkan banyak air.
Ciri- ciri ikan lele, yaitu:
1. memiliki patil untuk melindungi dіrі dаrі predator2. tіdаk memiliki sisik dan kulit tubuhnya banyak mengeluarkan lendir3. memiliki kumis atau misai untuk mengetahui lokasi dan makanan4. termasuk ikan bertula…